logo blog

27 Juni 2016

Cara Mengatasi Komputer tidak bisa booting

Ralabuma | Dalam mengatasi komputer yang tidak bisa booting sering kami alami, sebagai teknisi tentunya kesalahan tersebut sering kami temukan. Ada beberapa kasus seperti ini seperti munculnya blue screen, mendapatkan pesan error dan kadang merestart sendiri. Cara untuk mengetahui dan memecahkan masalah tersebut tentunya saya akan secara maksimal menjelaskan kepada anda seputar komputer yang tidak bisa melakukan booting.

Cara Mengatasi Komputer tidak bisa booting

Komputer Mengalami Mati Total

Untuk komputer anda yang mengalami mati total atau tidak ada sama sekali tampilan ataupun suara sama sekali, cobalah anda periksa terlebih dahulu arus listrik kemudian periksa kondisi power supply komputernya. Periksa dengan teliti kabel-kabel yang terpasang pada mainboard, mulai dari kabel yang masuk ke UPS atau Stabilizer jika anda menggunakannya, kabel power ke monitor, kabel monitor ke CPU dan kabel yang masuk ke Komputer. 

Perhatikan juga tombol power dan restart, biasanya hal kecil tersebut juga menjadi masalah, pastikan tombol tersebut dalam keadaan normal, artinya saat anda tekan tombol tersebut pastikan kembali pada posisinya, jika anda tekan tombol tersebut namun tidak kembali otomatis arus listrik dalam keadaan on terus menerus dan menyebabkan korsleting dan terjadilah restart berturut-turut. 

Sistem Bios Error Membuat Komputer Tidak Bisa Booting

Seringkali banyak komputer tampak mati total dan tidak mau booting sama sekali disebabkan karena adanya masalah pada sistem BIOS mainboard anda. Hal tersebut akan menyebabkan kerusakan komputer menjadi blank dan mengalami mati total sehingga tidak dapat melakukan booting. Cara mengatasinya cukup anda reset BIOS pada mainboard dan buka baterai yang tertancap kemudian anda ganti dengan yang baru.

Untuk melakukan tes hidup sebaiknya anda copot dahulu kabel power yang tertancap pada hardisk anda supaya menjaga hardisk tidak mengalami kerusakan. Jika dalam tes hidup kipas Processor atau VGA berputar, tetapi komputer masih belum menyala, maka kemungkinan ada yang tidak beres dengan BIOS atau mainboard anda mengalami kerusakan.

Hardisk Yang Tidak Terdeteksi Bisa Mengakibatkan Gagal Booting

Ada kasus komputer tidak bisa booting disebabkan Hardisk tidak terdeteksi, hal ini biasanya ditandai dengan munculnya pesan Disk Boot failure. Untuk mengatasi masalah ini, anda bisa melakukan pengecekan terhadap kondisi kabel IDE atau SATA pada Hardisk, dan anda pastikan sudah terpasang dengan benar. 

Jika anda menggunakan 2 hardisk IDE yang terpasang pada 1 kabel, cek posisi jumper untuk setingan Master dan Slavenya supaya jangan tertukar mana untuk sistem dan hardisk mana untuk data. 

Lakukan pengecekan satu persatu untuk hardisk supaya lebih yakin, dan kemudian coba anda pegang permukaan hardisk, untuk hardisk yang hidup akan terasa putaran dari getarannya.

Memori dan VGA Card Penyebab Gagal Booting 

Adanya masalah dengan Memori dan VGA Card yang menyebabkan komputer anda tidak bisa booting. Biasanya ditandai dengan terdengarnya bunyi beep dari speaker mainboard yang berulang-ulang, dan tampilan monitor yang tidak mau keluar. 

Untuk mengatasi kesalahan tersebut coba anda lepas dulu Memory atau VGA Card, bersihkan pin yang berwarna kekuningan dan anda pasangkan kembali dengan benar. Untuk memori setelah dibersihkan coba pasang memory pada slot yang lainnya. 

Jika memory anda lebih dari satu anda coba satu persatu dahulu. Jika masih terdengar bunyi beep panjang anda ganti RAM atau memori, jika bunyi beep pendek anda ganti VGA Card.

Processor Mengalami Overheating 

Hal lainnya yang menyebabkan Komputer yang tidak mau booting karena Processor kepanasan atau overheating. Processor yang sudah overheat bisa juga menyebabkan komputer mati dan saat dihidupkan tidak mau booting lagi atau me-restart lagi. untuk mengatasinya sebaiknya anda baca artikel tentang processor sebelumnya.

Adanya Sistem Windows Yang Corupt

Bagi anda yang komputernya tidak bisa booting karena sistem Windows ada yang corupt. pastikan memory anda compatible dengan mainboardnya, apalagi jika anda memasang dengan 2 memory dan beda merek biasanya muncul error sistem windows corupt, jadi lepaskan dulu memory yang tidak sejenis. Kemudian anda Repair Windows dan lebih baik lagi jika install ulang sistem operasi komputer Anda.

Terima Kasih anda telah berkunjung dan berkomentar. Kritik dan Saran yang membangun untuk Blog Ralabuma senantiasa akan memberikan kembali kontribusi kepada blog anda. JIKA TERDAPAT LINK AKTIF AKAN TERHAPUS SECARA OTOMATIS
EmoticonEmoticon